Jumat, 23 September 2016

Whats on Grand Opening SPB 2016

Sekolah penerus bangsa atau yang biasa di sebut SPB merupakan salah satu program kerja dari BEM UNS 2016. SPB sudah berjalan mulai dari tahun 2012. Penasaran di SPB itu ngapain aja? disini bakal dibahas apa aja sih kegiatan dan keseruan di Grand Opening SPB 2016. So Check this out! :) 
Grand Opening SPB 2016 kali ini berlangsung selama 3 hari mulai tanggal 16-18 September 2016 bertempat di KOREM WARASTRATAMA 047 Surakarta. 
Hari Pertama di mulai dengan pembukaan yang berlangsung di rektorat. 
Materi pertama di sampaikan oleh Mas Hassan seorang Sarjana Psikologi UNS yang kini melanjutkan studi profesinya di UGM. Materi yang di sampaikan adalah mengenai "Konsep DIri" disini dijelaskan bahwa kita sebagai mahasiswa harus mengetahui apa saja yang ada pada diri kita. Konsep diri diawali dengan mengenali identitas di dalam diri kita, kita harus tahu apa saja yang menjadi hak dan kewajiban kita. Oleh karena itu, kita mengemban tanggungjawab yang banyak dari identitas kita.   Konsep diri juga menjadi modal kita untuk berbaur dengan masyarakat dan di terima di dalamnya. Untuk itu kita  harus punya:
1.  Citra tubuh 
    Citra tubuh merupakan sikap, presepsi, keyakianan serta pengetahuan individu yang secara tidak sadar terus menerus ada dalam individu dan melekat di dalamnya.
2.  Diri ideal 
     Diri ideal merupakan kemampuan individu untuk mempunyai sikap atau norma yang sesuai dengan kondisi masyarakat. 
3.  Harga diri 
    Harga diri merupakan apresiasi atau penilaian individu terhadap dirinya sendiri dengan apa yang ia telah kerjakan. Hal ini dapat dilihat dari kapabilitas individu dalam melakukan sesuatu dan hasil kerja individu itu sendiri. 
4. Peran
   Peran merupakan kemampuan individu untuk bisa ikut berkontribusi dalam kehidupan bermasyarakat. 
Analisis SWOT juga perlu untuk mengenali identitas kita. Apa itu SWOT? SWOT (Strength,Weakness,Opportunities,Trap) merupakan analisis yang berguna untuk mengenali kekuatan, kelemahan, peluang, serta hambatan yang ada pada diri kita. Dengan melakukan Analisis SWOT pada diri kita sendiri kita bisa mengeksplor kekuatan, menutupi kelebihan, mengambil peluang yang ada, serta mengatasi hambatan di diri kita. 
Pemahaman Identitas diri akan menjadikan kita memperoleh hal terbaik dari diri kita di hadapan Tuhan, serta  seberapa jauh kebermanfaatan kita di dalam masyarakat.
 
Materi kedua membahas tentang Peran mahasiswa. Materi kali ini di sampaikan oleh Mas Edo Rohadi, yang merupakan mantan Wapresma IPB. Peran mahasiswa yang di maksud yaitu mahasiswa dapat mengatur dirinya sendiri,mandiri, mengakar pada diri sendiri. Kemandirian ini menunjukkan bahwa mahasiswa harus berperan pro aktif dalam hal apapun. Carilah hal-hal unik untuk kita perankan sebagai mahasiswa. Janganlah memperkecil tujuan, maka kita dapat mengambil esensinya. Dari materi yang di sampaikan ada 4 hal yang perlu di perhatikan dalam berperan menjadi seorang mahasiswa yaitu : 
1. Agent of changes
   Mahasiswa sebagai Agent of Changes atau agen dalam perubahan karena julukan mahasiswa dientik dengan jiwa muda yang memiliki pemikiran yang kritis, berorientasi maju, dan peka terhadap permasalahan yang ada di masyarakat.
2. Iron Stock Mahasiswa 
   Mahasiswa memiliki jiwa kepemimpinan yang besar serta memiliki intuisi dan kemampuan untuk melakukan kaderisasi. Kaserisasi yang tentunya lebih baik dari pada yang sebelumnya serta yang dapat meneruskan perjuangan sebagai mahasiswa yang bermanfaat bagi masyarakat . 
3.Social Control 
   Mahasiswa merupakan individu yang intelektual dimana ia dapat memikirkan solusi untuk memecahkan suatu masalah. Dalam hal ini Mahasiswa memiliki Social control yang akan mengkontrol jiwa, pikiran serta emosinya dalam melakukan aksi ataupun pergerakan di dalam masyarakat. Semua itu di pikirkan dari hal yang terbaik hingga yang paling terburuk. 
4. Moral Force 
   Mahasiswa memiliki moral atau kepribadian yang menjadi teladan bagi orang lain, karena mahasiswa mempunyai tanggungjawab atas perannya sebagai agent of changes.  
Materi ketiga di sampaikan oleh  Mas Yuli dari FKIP UNS. Materi kali ini berbicara tentang Kepenulisan. Menulis bukanlah untuk menulis. Menulis tak hanya pada media kertas saja, di media apapun kita bisa menulis. Menulis merupakan kegiatan yang dapat menyalurkan segala ide yang ada di pikiran kita yang nantinya akan menjadi sebuah maha karya. Kita menulis karena memiliki banyak manfaat seperti untuk mengawal pikiran masyarakat/publik, membangun kesadran nasional, menentang penyimpangan dan ketidakadilan, dan membangun persatuan. Ciri-ciri tulisan yang baik adalah mudah untuk di mengerti, komunikatif, memenuhi standar etika dan keadilan, dan sesuai dengan konteks yang ada. Lalu untuk menulis kita perlu modal, yaitu mendengarkan semua hal dan menyaringnya dengan kesadaran akal. menurut "Neo Letto" ada 4 optimasi mekanisme pandang yang di gunakan dalam kegiatan menulis yaitu, sudut pandang, cara pandang, jarak pandang, dan resolusi pandang. Mari menulis dengan segala Kreativitas dan keberanian ekspresi jiwa yang di tuangkan dalam bahsa dan tulisan yang indah untuk mempersembahkannya kepada Tuhan diiringi dengan kejujuran hati dan kepekaan sosial.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar